Tempat belanja di kota Bandung

Total Tayangan Laman

Rabu, 19 Januari 2011

Wisata Situ Patengang Ciwidey

Berada pada ketinggian sekitar 1600 m dari permukaan laut, Situ Patenggang memiliki panorama yang memikat. Hamparan hijau kebun teh laksana karpet alam, ditambah lagi dengan udara yang dingin dan bersih serta matahari yang hangat, memberi kesan damai dan ketenangan sendiri bagi pengunjungnya. Dari pinggir jalan menuju lokasi yang tenang, nampak sebuah danau berada dibalik perkebunan teh diantara sela-sela pepohonan yang menjulang tinggi.















Danau Patenggang atau lebih dikenal dengan nama Situ Patenggang oleh masyarakat setempat, menempati areal seluas 150 Ha. Dulunya kawasan ini merupakan kawasan cagar alam atau taman nasional, namun pada tahun 1981 telah resmi berubah menjadi sebuah taman wisata.







[navigasi.net] Danau - Patenggang
Pulau Sasuka yang berada ditengah Situ Patenggang. Untuk mengitari pulau ini dikenakan biaya 4000 rupiah perorang


Untuk menikmati objek wisata ini terdapat fasilitas perahu yang bisa disewa untuk mengelilingi sebuah pulau kecil yang berada dibagian tengah danau yang bernama Pulau Sasuka. Pulau ini tampak rindang dengan banyaknya pohon-pohon tinggi yang tumbuh didalamnya. Sementara diseberang danau terdapat lokasi yang cukup menarik yang diberi nama Batu Cinta yang konon dipercayai akan memberi kelanggengan cinta bagi pasangan yang datang berkunjung kelokasi tersebut.

Perahu yang tersedia ini cukup banyak jumlahnya, dan dalam kondisi yang bagus atau terawat saat saya berkunjung kesana. Warna perahu yang cerah cukup kontras atau menyolok sekali dengan lingkungan sekitarnya yang didominasi warna hijau. Fasilitas sarana transportasi air yang disewakan di tempat ini berupa penyewaan perahu dayung, perahu boat dan sepeda air dengan harga yang masih bisa dinegosiasikan dengan pemiliknya. Terdapat pula fasilitas gazebo maupun tempat-tempat duduk tanpa atap yang terbuat dari semen untuk keperluan menikmati panorama sekitar dari tepi danau. Urusan makananpun bukanlah suatu hal yang sulit dikarenakan banyaknya warung penjual makanan yang berderet dekat dengan areal parkir.
Untuk menuju kawasan ini tidaklah sulit. 







[navigasi.net] Danau - Patenggang
Gazebo dengan atap yang telah dipenuhi tumbuhan paku-pakuan nampak alami dan akrab dengan lingkungan sekitarnya


Karena sudah ada jalan aspal sampai menuju kawasan tersebut. Bahkan jika tidak membawa kendaraan, bisa juga menggunakan fasilitas angkutan umum dari terminal Ciwidey dengan tariff Rp. 5.000,- perorang termasuk tiket masuk (tiket masuk perkepala Rp. 1.000,-). Hal ini akan berbeda jika pengunjung menggunakan kendaraan pribadi (baik roda 2 maupun roda 4) atau dengan menggunakan bis rombongan. Kondisi jalan yang sudah rata (diaspal), mempermudah pengunjung untuk datang ke kawasan tersebut. Disepanjang jalan menuju Situ Patenggang terpampang hamparan hutan dan kebun tehnya. Perkebunan strawbery juga banyak ditemui selama perjalanan. Umumnya perkebunan strawbery tersebut menyediakan fasilitas bagi pengunjung untuk memetik sendiri buah strawberry dari pohonnya yang ditanam pada kantong-kantong plastik.Legenda ...
Kawasan ini memiliki sebuah legenda sehingga muncul nama Situ Patenggang. Sejarah atau mitos tentang Situ ini muncul ke permukaan disebabkan karena seorang pangeran dan seorang putri yang saling jatuh cinta. Namun perjalanan cinta mereka tidak semulus dan seindah yang dibayangkan oleh keudanya karena dipisahkan oleh keadaan. Sehingga air mata mereka membentuk sebuah situ atau danau. Selanjutnya danau itu dinamai dengan situ patenggang yang diambil dari kata pateangan-teangan yang berasal dari bahasa sunda yang artinya saling mencari-cari.







[navigasi.net] Danau - Patenggang
Hamparan kebun teh yang laksana karpet tebal dengan latar belakang situ patenggang dan hutan rancabali


Pada akhirnya mereka dapat berkumpul kembali pada sebuah batu di situ tersebut yang diberi nama batu cinta. Konon siapapun yang pernah berkunjung dengan pasangannya, maka cinta mereka akan abadi.

Di Bandung Selatan, ada beberapa obyek pariwisata yang cukup menarik untuk dikunjungi. Diantaranya adalah Kawah Putih dan Situ Patengan (orang sering menyebutnya Situ Patenggang). Dikarenakan jaraknya yang cukup jauh dari kota Bandung,sekitar 2,5 jam, disarankan jika Anda hendak mengunjungi tempat di Bandung Selatan ini, lebih baik ke beberapa tempat sekaligus, agar perjalanan Anda lebih efisien.
Kawah Putih
Tempat ini berada di daerah Ciwidey. Pemandangannya cukup indah, udaranya dingin. Di atas gunung, terdapat hamparan pasir berwarna putih, dan ditengahnya terdapat danau berwarna hijau, suatu pemandangan yang cukup kontras. Bahkan saat saya kesana, ada sepasang pengantin yang sedang mengambil foto untuk pre-wedding.
Kawah Putih 01Tempat yang indah ini kabarnya ditemukan oleh seorang Belanda yang bernama Dr. Franz Wilhelm Junghuh. Beliau tidak percaya dengan cerita penduduk sekitar yang mengatakan daerah gunung patuha tersebut angker, karena tempat tinggal jin dan mahluk halus. Sehingga tidak ada binatang yang lewat bahkan burung yang terbang melintasi saja bisa mati. Ternyata ditemukan adanya danau, yang didalamnya terdapat semburan belerang, sehingga binatang tidak suka dengan bau tersebut.
Di dekat pintu masuk terdapat beberapa saung, sehingga kita dapat beristirahat dengan rileks dengan suasana yang tidak pernah kita dapatkan di kota-kota besar. Harga tiket masuknya cukup murah, Rp 3.500 / orang, ditambah Rp 3.000 untuk mobil. Memang di tempat ini tidak terdapat fasilitas yang lengkap, hanya sekedar menjual pemandangan yang ada. Sayang sekali, seharusnya ini dapat menjadi tempat pariwisata yang sangat menarik jika dikelola secara serius oleh pemerintah daerah.
Situ Patengan
Situ PatenganDari Kawah Putih, kita dapat meneruskan perjalanan kita menuju Situ Patengan. Taman wisata ini lebih ramai dibandingkan Kawah Putih, mungkin disebabkan fasilitas yang ada lebih banyak. Luas taman wisata ini 17 ha, sedangkan luas danaunya 48 ha. Di tengah danau itu terdapat pulau kecil yang dinamakan pulau Asmara, karena berbentuk hati.
Situ Patengan, berasal dari bahasa Sunda, “Pateangan-teangan” yang artinya saling mencari. Dikisahkan dulu ada sepasang sejoli yaitu Ki Santang dan Dewi Rengganis yang saling mencintai. Mereka berpisah sekian lamanya, dan saling mencari. Akhirnya mereka bertemu di tempat yang dinamakan Batu Cinta. Dewi Rengganis pun minta dibuatkan danau dan sebuah perahu untuk berlayar bersama. Perahu inilah yang sampai sekarang menjadi sebuah pulau yang berbentuk hati (pulau Asmara/pulau Sasaka).
Batu Cinta di Pulau AsmaraKonon kabarnya, untuk pasangan yang mengelilingi pulau Asmara dan singgah ke batu Cinta akan mendapatkan cinta abadi seperti pasangan tersebut. Tanpa menyia-nyiakan kesempatan, kami pun menyewa perahu dan memutari pulau dan singgah ke batu Cinta. Di perjalanan, tukang perahu tersebut menceritakan pula bahwa pulau Asmara tersebut angker, dan hanya boleh disinggahi oleh pengunjung jika sudah mendapat ijin dan ditemani oleh sang juru kunci. Sayang sekali banyak tangan jahil yang meninggalkan coretan-coretan di tempat-tempat wisata yang indah ini. Tiket masuknya sedikit lebih mahal dibandingkan Kawah Putih, tapi saya lupa harga pastinya.
Nah tertarik untuk berkunjung ke Bandung Selatan ?

2. South Bandung Tourist Area,
dengan sentra kegiatannya agro wisata (pertanian dan perkebunan teh di Rancabali, Ciwidey, Malabar, Pangalengan dan Gununghalu), Wisata Tirta (Situ Patenggang dan Situ Cileunca) dan Wana Wisata (Kawah Kamojang, kawah Putih dan air panas Cimanggu).
   Daerah Wisata Cwidey adalah merupakan daerah tujuan wisata yang cukup lengkap di Bagian Selatan Kabupaten Bandung, disamping Pangalengan dengan objek wisata Situ Cileunca-nya, Agro wisata Malabar, dan objek objek wisata lainnya.  Adapun Daerah Wisata Ciwidey tersebut mencakup objek objek wisata sebagai berikut  :
     Objek Wisata Punceling (Forest Tourist)
     Keberadaan Objek wisata ini masih belum banyak dikenal orang, Objek wisata Punceling dikunjungi oleh mereka yang senang dengan olah raga jalan kaki, maka tak heran apabila pengunjung yang mendatangi objek ini cenderung berkelompok dan untuk berolah raga ketimbang untuk berdarmawisata menikmati keindahan alamnya.
      Objek wisata Kawah Putih.   
     Objek wisata ini belum lama diresmikan untuk dapat dinikmati oleh umum. Sebelumnya Kawah Putih dikenal sebagai daerah tambang belerang, hal ini dapat dilihat dari peninggalan yang terdapat di areal wisata kawah putih, yaitu berupa gua penambangan belerang.   Fasilitas yang tersedia di objek wisata ini masih terbatas, yaitu : Parkir, WC Umum, Mushola dan Warung-warung penjual makanan ringan dan minuman.
     Penangkaran Rusa Ranca Upas.
KijangRanca Upas adalah areal yang disediakan bagi perkemahan. Disamping disiapkan untuk Perkemahan, Ranca Upas memiliki areal yang dipergunakan untuk penangkaran Rusa.
       Pemandian Air Panas Alam  Cimanggu
       Daerah Ciwidey kaya dengan sumber air panas alam, salah satunya dimanfaatkan oleh Perum Perhutani sebagai sumber air kolam renang Cimanggu.   Objek Wisata Cimanggu memiliki fasilitas: Tempat parkir yang luas, Arena bermain anak-anak, Kolam renang air panas alam, MCK dan WC Umum, Mushola, dan Warung penjual Makanan ringan dan minuman.
      Walini, Pemandian Air panas Alam
      Seperti halnya Cimanggu, Walini yang pula memanfaatkan melimpahnya sumber air panas alam, menyediakan kolam renang air panas. Objek wisata ini berada dilingkungan perkebunan teh yang berhawa sejuk nan segar, Walini memiliki fasilitas : Bungalow, Restaurant, Tempat parkir, WC Umum
     Situ Patenggang (Tourist Forest and Water Tourist)
patengan.Situ Patenggang yang memiliki luas areal 150 Ha. adalah merupakan tempat tujuan utama para pengunjung objek wisata daerah Ciwidey. Terletak di antara perkebunan teh Rancabali dan kawasan hutan Rancabali,
Situ Patenggang benar benar memanfaatkan keindahan alam sebagai daya tariknya.  Fasilitas yang tersedia adalah : Bungalow, Sepeda Air, Sampan, Kios-kios penjual cendera mata, makanan, minuman, WC Umum dan areal parkir.
       Wisata Agro, Perkebunan Teh Rancabali 
       Keindahan panorama perkebunan teh Rancabali merupakan daya tarik tersendiri daerah wisata Ciwidey. Hamparan pepohonan teh yang tertata rapih, dengan udara yang sejuk segar menjanjikan memberikan kesan bagi siapa saja yang pernah berkunjung ke daerah wisata Ciwidey.
      Kawah Cibuni
      Kawah Cibuni adalah salah satu dari objek-objek wisata yang berada di daerah Ciiwdey. Seperti juga Punceling, Kawah Cibuni masih belum banyak dikenal oleh masyarakat.  Kawah Cibuni merupakan tempat terujung dari daerah wisata Ciwidey.
3. West Bandung Tourist Object,
     dengan sentra kegiatannya, yaitu agro wisata (pertanian dan perkebunan) di Cikalong Wetan, Wisata Tirta di Situ Ciburuy, Bendungan Saguling dan Bendungan Cirata.
4. East Bandung Tourist Object,
    Daerah Wisata Bandung Timur, dengan sentra kegiatannya yaitu Wana Wisata Curug Sindulang di Cicalengka.
 
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar